Install Rocky Linux Server ke Cloud VPS Instant Sekali Klik secara Cepat!

Install Rocky Linux Server ke Cloud VPS Instant Sekali Klik secara Cepat!

Mudah deploy Rocky Linux Server lebih cepat tanpa menunggu lama

Sepesifikasi Minimal

CPU
1 Core
RAM / Memory
1 GB
Disk
20 GB
Paket Rekomendasi
xxxxxxxxx
Harga
GRATIS SELAMANYA

Rocky Linux Server di Wuzz Hosting: OS Stabil, Gratis, & Andal untuk Cloud VPS Kamu

BG Fedora Server

Apa Itu Rocky Linux?

Rocky Linux adalah distribusi open-source enterprise Linux yang dirancang untuk menjadi 100% bug-for-bug compatible dengan Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Diluncurkan secara resmi pada Juni 2021, Rocky Linux hadir sebagai pengganti CentOS setelah Red Hat mengumumkan perubahan drastis arah pengembangan CentOS dari stable release menjadi rolling-release CentOS Stream. Proyek ini dipimpin oleh Gregory Kurtzer, salah satu co-founder asli dari CentOS, yang memutuskan untuk membawa kembali visi original CentOS sebagai downstream rebuild RHEL yang stabil dan free.

Nama "Rocky Linux" sendiri merupakan tribute kepada Rocky McGaugh, co-founder CentOS yang meninggal pada 2004 dan tidak sempat melihat kesuksesan besar yang dicapai CentOS. Filosofi Rocky Linux adalah menyediakan platform enterprise-grade yang truly community-driven, tidak dikontrol oleh satu entitas komersial, namun tetap memiliki struktur governance yang solid melalui Rocky Enterprise Software Foundation (RESF). Foundation ini dirancang untuk menjaga balance antara kepentingan komunitas dan kebutuhan enterprise users.

Rocky Linux menggunakan RPM package format dengan DNF/YUM sebagai package manager, fully compatible dengan ekosistem RHEL. Distribusi ini menawarkan long-term support hingga 10 tahun untuk setiap major release, memberikan stability dan predictability yang dibutuhkan oleh production environments. Dengan dukungan dari sponsor korporat seperti CIQ, ARM, Fastly, dan partnership dengan berbagai cloud providers, Rocky Linux bukan sekadar community project biasa—ini adalah enterprise-ready platform dengan backing yang kuat.

Latar Belakang: Mengapa Rocky Linux Hadir?

Untuk memahami kelahiran Rocky Linux, kita harus melihat drama yang terjadi di ekosistem CentOS pada akhir 2020. CentOS selama lebih dari 15 tahun telah menjadi pilihan de facto untuk server production yang membutuhkan stabilitas RHEL tanpa biaya lisensi. Jutaan server di seluruh dunia menjalankan CentOS, dari hosting providers, perusahaan startup, hingga korporasi besar yang menggunakan CentOS untuk non-critical workloads atau development environments.

Pada 8 Desember 2020, Red Hat melalui CentOS Project mengumumkan perubahan yang mengejutkan: CentOS Linux 8 akan end-of-life pada 31 Desember 2021, jauh lebih cepat dari rencana support hingga 2029. Red Hat mengarahkan fokus ke CentOS Stream, yang berubah dari downstream rebuild menjadi upstream development branch untuk RHEL. Ini berarti CentOS Stream menjadi beta testing platform yang menerima updates lebih dulu sebelum masuk ke RHEL, menghilangkan karakteristik stabilitas yang selama ini menjadi alasan utama orang menggunakan CentOS.

Keputusan ini memicu reaksi keras dari komunitas. Banyak yang merasa "dikhianati" karena roadmap yang dijanjikan tiba-tiba berubah, memaksa mereka mencari alternatif dalam waktu singkat. Infrastructure yang sudah running dengan CentOS harus dipikirkan ulang migration strategy-nya. Dalam situasi chaos ini, Gregory Kurtzer yang juga founder CentOS original tampil dengan inisiatif menciptakan Rocky Linux.

Timeline penting dalam perjalanan Rocky Linux:

  1. 8 Desember 2020: Pengumuman CentOS shift, Gregory Kurtzer announces Rocky Linux project di social media
  2. Januari-Mei 2021: Intensive development, infrastructure setup, dan community building
  3. 21 Juni 2021: Rocky Linux 8.4 General Availability (GA) release, milestone pertama yang membuktikan proyek ini serius
  4. Juli 2021: Rocky Enterprise Software Foundation (RESF) dibentuk untuk governance
  5. 2022-2023: Partnership dengan major cloud providers (AWS, Google Cloud, Azure) dan hosting companies
  6. 2024-2025: Rocky Linux 9.x releases dengan adoption yang terus meningkat di production environments

Yang membedakan Rocky Linux dari sekadar "another CentOS fork" adalah commitment terhadap community governance yang balanced. RESF dirancang dengan struktur yang mencegah single corporate takeover seperti yang terjadi pada CentOS. Board members terdiri dari berbagai stakeholders termasuk community representatives, sponsors, dan technical leadership. Ini memberikan assurance bahwa Rocky Linux tidak akan mengalami nasib yang sama dengan CentOS—tiba-tiba berubah arah karena keputusan korporat.

Fitur Utama Rocky Linux di Wuzz Hosting

Deploy Rocky Linux di VPS Wuzz Hosting memberikan Anda akses ke fitur-fitur enterprise-class yang telah proven reliable dalam berbagai production scenarios. Berikut adalah fitur-fitur utama yang bisa dimanfaatkan:

  • 100% RHEL Binary Compatibility – Rocky Linux menjamin binary compatibility penuh dengan RHEL, artinya RPM packages, kernel modules, libraries, dan applications yang compiled untuk RHEL dapat berjalan tanpa modifikasi di Rocky Linux. Ini sangat penting untuk software enterprise seperti Oracle Database, SAP, atau commercial applications yang officially support RHEL.
  • Long-Term Support (LTS) 10 Tahun – Setiap major release Rocky Linux mendapat full support selama 10 tahun, matching dengan lifecycle RHEL. Rocky Linux 8 supported hingga 2029, Rocky Linux 9 hingga 2032. Ini memberikan peace of mind untuk long-term infrastructure planning tanpa worry tentang forced upgrades.
  • DNF Package Manager – Rocky menggunakan DNF (Dandified YUM) yang modern dan efficient dengan dependency resolution yang cerdas. Modular repositories memungkinkan Anda memilih version specific dari application streams seperti PHP 7.4/8.0/8.1 atau Node.js berbagai versions dalam satu sistem.
  • SELinux Security Framework – Security-Enhanced Linux enabled by default dengan policies yang comprehensive. Ini memberikan mandatory access control yang melindungi sistem dari privilege escalation dan unauthorized access, critical untuk compliance dengan security standards seperti PCI-DSS atau HIPAA.
  • Enterprise Kernel dan Performance – Rocky Linux menggunakan enterprise kernel yang sama dengan RHEL, yang sudah melalui extensive testing dan performance tuning. Kernel ini optimized untuk server workloads dengan features seperti advanced networking, I/O schedulers, dan memory management yang efficient.
  • Mirroring Infrastructure Global – Rocky Linux memiliki hampir 100 mirrors worldwide dengan global CDN distribution. Di Indonesia, Anda benefit dari latency rendah saat download packages atau updates karena availability regional mirrors. HTTP/HTTPS dan rsync protocols supported untuk flexible access.
  • Container dan Cloud Native Support – Full support untuk Podman, Docker, Kubernetes, dan container technologies modern. Rocky Linux containers tersedia di Docker Hub, Quay.io, dan registry lainnya, memudahkan containerized deployments. Cloud-init integrated untuk smooth provisioning di cloud environments.
  • Control Panel Compatibility – Rocky Linux compatible dengan major control panels seperti cPanel/WHM, Plesk, DirectAdmin, CyberPanel, dan open-source alternatives seperti Webmin atau Cockpit. Ini memudahkan server management bagi yang prefer GUI interface.

Semua fitur ini available out-of-the-box ketika deploy Rocky Linux di Wuzz Hosting VPS, dengan infrastructure NVMe storage yang memberikan performance excellent untuk I/O intensive workloads.

Keunggulan Deploy Rocky Linux di Wuzz Hosting

Kombinasi Rocky Linux dan infrastructure Wuzz Hosting menciptakan environment yang ideal untuk berbagai kebutuhan enterprise dan production workloads. Berikut keunggulan yang Anda dapatkan:

  • Zero-Cost Enterprise Grade OS – Rocky Linux memberikan quality dan stability setara RHEL tanpa licensing costs. Di Wuzz Hosting dengan pricing VPS yang competitive, ini translates ke significant cost savings terutama untuk deployments yang scale. Budget yang saved bisa dialokasikan untuk infrastructure scaling atau development resources.
  • Production-Proven Stability – Rocky Linux mengikuti tested and proven codebase dari RHEL tanpa experimental features. Every release undergo thorough testing process sebelum GA, ensuring stability yang dibutuhkan production environments. Banyak enterprise companies sudah migrate production workloads mereka ke Rocky Linux dengan success rate tinggi.
  • Seamless CentOS Migration Path – Jika sebelumnya menggunakan CentOS, migration ke Rocky Linux sangat straightforward dengan official migration tools (migrate2rocky script). Process bisa dilakukan dengan minimal downtime, dan karena binary compatibility, aplikasi existing akan berjalan tanpa issues setelah migration.
  • Community + Corporate Backing Balance – Rocky Linux benefit dari active community contributions sekaligus backing dari corporate sponsors seperti CIQ yang provide professional services. Ini memberikan best of both worlds: innovation dari komunitas dan reliability assurance dari commercial support options jika needed.
  • NVMe Performance Optimization – Wuzz Hosting NVMe storage dengan read/write speeds tinggi dikombinasikan dengan Rocky Linux enterprise kernel optimizations menghasilkan excellent I/O performance. Database operations, web serving, dan file I/O intensive applications benefit significantly dari kombinasi ini.
  • Security Update Responsiveness – Rocky Linux team very responsive dalam releasing security patches. Critical CVEs often patched dalam hitungan jam setelah disclosure. Regular security updates delivered melalui dedicated security repository, dengan clear communication channels tentang vulnerabilities dan fixes.
  • Documentation dan Knowledge Base – Karena binary compatibility dengan RHEL, semua RHEL documentation applicable untuk Rocky Linux. Plus, Rocky Linux memiliki own documentation di docs.rockylinux.org dan active community forums. Troubleshooting becomes easier karena large knowledge base yang tersedia.
  • Multi-Architecture Support – Rocky Linux supports x86_64, ARM64 (aarch64), dan ppc64le architectures. Meskipun Wuzz Hosting primarily x86_64, ini shows maturity level distro dan flexibility untuk future architecture transitions jika needed.
  • Predictable Release Cycle – Rocky follows RHEL release cycle yang predictable, memberikan clarity untuk planning upgrades atau maintenance windows. No surprises atau sudden changes seperti yang happened dengan CentOS shift.

Keunggulan-keunggulan ini menjadikan Rocky Linux di Wuzz Hosting sebagai pilihan solid untuk businesses yang butuh reliability, security, dan cost-effectiveness tanpa compromise pada quality.

Use Case Populer Rocky Linux di Wuzz Hosting

Rocky Linux telah proven reliable dalam berbagai deployment scenarios, dari small business websites hingga enterprise-scale infrastructures. Berikut use cases populer yang frequently implemented:

  • Web Hosting dan cPanel Servers – Rocky Linux adalah replacement natural untuk CentOS di web hosting environments. Compatibility dengan cPanel/WHM, Plesk, dan control panels lainnya makes migration dari CentOS straightforward. Hosting providers dan resellers menggunakan Rocky Linux untuk shared hosting, WHM/cPanel servers, dan WordPress hosting platforms dengan confidence karena stability yang terjaga.
  • Production Application Servers – Enterprises deploy business-critical applications di Rocky Linux karena 10-year support lifecycle dan proven stability. ERP systems, CRM platforms, custom business applications, dan enterprise software yang require RHEL compatibility berjalan seamlessly di Rocky Linux, saving significant licensing costs.
  • Database Servers (MySQL/PostgreSQL/MongoDB) – Long-term stability Rocky Linux perfect untuk database servers yang require uptime tinggi dan predictable performance. Enterprise kernel optimizations untuk I/O operations combined dengan Wuzz Hosting NVMe storage provides excellent environment untuk database workloads. Backup strategies dan replication setups benefit dari system stability.
  • Virtualization Platforms (KVM/Proxmox) – Rocky Linux digunakan sebagai host OS untuk KVM virtualization atau Proxmox VE setups. Enterprise kernel dengan virtualization optimizations provides solid foundation untuk running multiple VMs. Nested virtualization support memungkinkan complex testing environments.
  • Docker dan Container Platforms – Developer dan DevOps teams menggunakan Rocky Linux sebagai container host karena stability dan security features. Podman (daemonless container engine) yang default di Rocky Linux provides secure alternative ke Docker. Kubernetes clusters dapat di-deploy dengan confidence di Rocky Linux infrastructure.
  • Mail Servers (Postfix/Dovecot) – Email infrastructure yang require reliability dan security runs well di Rocky Linux. SELinux policies untuk mail services already well-defined, dan long-term support ensures mail servers tidak perlu frequent major upgrades yang risky untuk communication infrastructure.
  • Development dan Staging Environments – Organizations menggunakan Rocky Linux untuk dev/staging environments yang mirror production RHEL servers. Binary compatibility ensures "works on my machine" problems minimized karena dev environment identical ke production dari OS perspective.
  • VPN dan Network Services – Rocky Linux reliable untuk network infrastructure services seperti OpenVPN, WireGuard, DNS servers (BIND/Unbound), DHCP servers, atau reverse proxies (Nginx/HAProxy). Security features dan network stack stability critical untuk network services dapat diandalkan di Rocky Linux.
  • CI/CD Build Servers – Jenkins, GitLab Runner, atau custom CI/CD pipelines berjalan di Rocky Linux dengan stability yang consistent. Build environments benefit dari reproducible system state dan long-term support yang ensures build infrastructure tidak perlu frequent major changes.
  • Backup dan Storage Servers – Rocky Linux digunakan untuk backup repositories, NAS (Network Attached Storage), atau file servers. Filesystem support yang comprehensive (XFS, ext4, Btrfs) dan stability makes it suitable untuk storage workloads yang require data integrity.

Flexibility dan proven reliability Rocky Linux membuatnya suitable untuk almost any server workload, dari simple web servers hingga complex multi-tier applications dengan high availability requirements.

Kesimpulan

Rocky Linux telah successfully mengisi void yang ditinggalkan oleh CentOS shift, establishing itself sebagai legitimate enterprise Linux distribution dengan backing kuat dari komunitas dan corporate sponsors. Dipimpin oleh Gregory Kurtzer yang membawa experience dan vision original CentOS, Rocky Linux delivers pada promise untuk menjadi stable, free, dan truly community-driven alternative untuk RHEL tanpa compromise pada quality atau security.

Deploy Rocky Linux di VPS Wuzz Hosting memberikan combination powerful antara enterprise-grade operating system dan high-performance infrastructure NVMe storage. With 100% binary compatibility dengan RHEL, 10-year support lifecycle, dan proven stability dalam production environments, Rocky Linux menawarkan platform yang reliable untuk long-term infrastructure investments tanpa licensing costs yang associated dengan commercial distributions.

Dari web hosting, database servers, virtualization platforms, hingga container orchestration, Rocky Linux capable handle diverse workloads dengan excellent performance dan security posture. Community yang active, documentation yang comprehensive, dan availability commercial support options dari partners memberikan safety net untuk organizations yang concern tentang support availability.

Untuk businesses, developers, atau system administrators yang previously relied pada CentOS dan looking for stable replacement, atau organizations yang consider alternatives untuk expensive RHEL licenses, Rocky Linux di Wuzz Hosting presents compelling value proposition. Dengan track record yang already proven dalam thousands production deployments worldwide dan commitment terhadap community-driven governance, Rocky Linux positioned sebagai long-term sustainable choice untuk enterprise Linux needs dengan cost-effectiveness yang unmatched.

Pertanyaan Install OS Rocky Linux di Server VPS Wuzz Hosting (FAQS)

Berikut ini beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai OS Rocky Linux dari Wuzz Hosting, jika tidak ada pertanyaan disini silahkan bisa hubungi kami melalui live chat, email dan WhatsApp yang teresedia

Ya, AlmaLinux tersedia gratis di semua paket Cloud VPS Wuzz Hosting, tanpa biaya lisensi tambahan apa pun.

Anda cukup memilih AlmaLinux saat memilih OS di halaman Cloud VPS, klik tombol Deploy, dan server segera aktif serta siap digunakan.

Sangat cocok. Proses deploy sangat mudah, tersedia knowledge base dan panduan khusus bagi pengguna baru.

Anda dapat migrasi ke AlmaLinux dengan memanfaatkan tool resmi serta mengikuti panduan yang disediakan Nevacloud. Tim support kami juga siap membantu proses migrasi Anda.

Tentu. AlmaLinux mendapatkan update security rutin, maintenance jangka panjang, dan kami memastikan keamanan infrastruktur VPS Anda.

Ya, Anda bisa melakukan upgrade resource Cloud VPS kapan saja tanpa mengganggu sistem AlmaLinux yang berjalan.

Wuzz Hosting menyediakan support 24/7 yang siap membantu Anda mulai dari deployment, setup aplikasi, hingga optimasi dan troubleshooting server AlmaLinux